Ole777

OLE777 Login

PPI TUNISIA

Menuju PPI Progresif, Inklusif dan Berdaya saing global

Tunisia – Sejak Komite Pemilihan Umum (KPU) meresmikan kampanye terbuka untuk calon ketua dan wakil ketua PPI Tunisia baru (8/7), Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Tunisia riuh oleh semarak pesta demokrasi yang sedang berlangsung.

Diiringi semangat yang berapi-api dari setiap calon demi mewujudkan PPI Tunisia yang progresif dan dapat bersaing di kancah internasional, para calon saling meng-kampanye-kan visi dan misi masing-masing.

Pada prinsipnya, kampanye merupakan suatu proses kegiatan komunikasi individu atau kelompok yang dilakukan secara terlembaga dan bertujuan menciptakan suatu efek atau dampak tertentu.

Dalam melanjutkan estafet kepemimpinan setiap tahunnya, pasangan calon ketua dan wakil ketua PPI Tunisia 2024-2025 pada tahun ini menggaungkan gagasan untuk membangun PPI Tunisia yang Progresif, Inklusif, dan Berdaya Saing Global.

PPI progresif adalah cara menciptakan organisasi yang maju, luas dan terbuka sehingga bisa beradaptasi dengan budaya yang baru namun tetap mempertahankan budaya baik yang sudah ada. Kepemimpinan progresif adalah kepemimpinan yang sadar dan responsif terhadap kebutuhan mendasar masyarakat PPI Tunisia. PPI progresif juga menjadi semangat dan ajakan untuk mahasiswa Indonesia di Tunisia agar bergerak maju untuk membangun PPI Tunisia yang lebih maju.

Organisasi yang inklusif merupakan organisasi yang dapat merangkul semua kalangan yang ada di dalamnya, tanpa membuat salah satunya merasa terasingkan. Sikap inklusif menjadi gambaran individu yang memiliki wawasan terbuka akan beragam identitas serta toleransi yang tinggi, mampu menerima dan mudah berinteraksi dengan identitas lain sehingga dapat menjaga hubungan antar anggota. Oleh karena itu, sikap inklusif perlu diterapkan dalam organisasi PPI Tunisia, khususnya ditanamkan sebagai visi seorang pemimpin agar dapat mengayomi dan memahami semua anggota PPI Tunisia.

Dengan terwujudnya PPI Tunisia yang progresif dan inklusif, tentu anggota-anggotanya akan merasa terayomi dan merasakan kemajuan di berbagai bidang, juga merasakan hak-haknya sebagai anggota dan mahasiswa Indonesia di Tunisia terpenuhi. Pemimpin yang mampu merangkul anggotanya, tentu akan menciptakan atmosfer kekeluargaan yang erat, mampu bekerja sama menyelesaikan isu-isu yang ada di PPI Tunisia dan pada akhirnya, internal yang kokoh dapat memperkuat pondasi organisasi untuk bersaing di kancah global dan meminimalisir konflik-konflik dari eksternal organisasi.

Dewasa ini, PPI Tunisia memiliki nilai jual yang diperhitungkan di mata PPI Negara lain, khususnya se-Timur Tengah dan Afrika. Oleh karena itu, pemimpin yang pernah berkecimpung di organisasi PPIDK dan PPI Dunia kita perlukan sebagai pemimpin di era baru PPI Tunisia ini. Memahami perpolitikan PPI Kawasan dan Dunia dapat menjadi sarana untuk memajukan dan menciptakan PPI Tunisia yang berdaya saing global dan menduduki posisi yang strategis di mata dunia.

Harapannya, dengan adanya pesta demokrasi ini menjadi ajang adu gagasan dan visi-misi bukan adu mulut bahkan kekuatan. Selain itu, hal yang harus kita ingat adalah bahwa organisasi yang baik adalah organisasi yang di dalamnya (anggotanya) saling memperkuat persatuan dan solidaritas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *