Ole777

OLE777 Login

PPI TUNISIA

Aku ikhlas tapi aku rindu (172 Days)

Aku rindu wajah yang tak bisa kutatap.
Aku rindu senyum yang tak bisa kulihat.
dan aku rindu suara yang dulu sering aku dengar.
Aku rindu kepada orang yang sudah Engkau panggil
ya Allah…

Kau adalah sendu yang setiap kali aku sapa dengan harapan.
Kau juga candu yang kerap kali aku sebut dalam munajah panjang.
Dan ikhlas terbesarku kala aku hanyut dalam kehilangan.

“Rindu terberat dalam hidup adalah merindukan seseorang yang telah tiada”
Tentu kita tidak asing dengan kalimat “ditinggal pas lagi sayang-sayangnya” yang beberapa waktu lalu sempat viral dan marak digunakan oleh kaum milenial.

Kalimat ini sering digunakan oleh anak-anak muda yang ditinggal oleh kekasihnya di saat rasa cinta mereka sedang memuncak, rasanya kalimat tersebut juga sangat mewakili penulis novel yang akan diulas kali ini. Nadzira Shafa atau yang kerap disapa Zira, berhasil menerbitkan novelnya pada 12 Juli 2022 yang berjudul ”172 Days”.

Zira merupakan istri dari almarhum Ameer Azzikra, yakni putra kedua dari mendiang Ustadz Arifin Ilham. Dalam novelnya tersebut, Zira menceritakan kisah cintanya dengan mendiang suami sejak awal mereka bertemu hingga akhirnya Allah memisahkan mereka di usia pernikahan yang baru berusia 172 hari.

Selain kisah hidupnya bersama mendiang suami, Zira juga menyisipkan banyak pelajaran hidup yang ia dapatkan dari almarhum Ameer, seperti bagaimana cara almarhum mencintai Allah, menghargai orang tua, bersosialisasi dengan orang lain, hingga cara almarhum Ameer mencintai diri sendiri.

Hal yang paling membuat terkesan adalah pesan mendiang Ameer pada Zira yang meminta istrinya itu agar lebih mesra lagi dalam berkomunikasi dengan Allah. Sehingga akhirnya dalam bukunya tersebut Zira melampirkan banyak sekali quotes menarik.
Salah satu quotes yang paling menyentuh hati adalah “aku ikhlas, tapi aku rindu.” yang kemudian dijadikan tagline pada novel 172 Days ini.

Sejak Kepergianmu..
Aku Menjadi Murung dan Tak Semangat lagi
Tidaklah mudah Menerima semua kenyataan Ini
Aku Ikhlas, Namun Aku Rindu..
Rindu akan Sosok yang Selalu memelukku
Rindu akan Sosok yang selalu Menuntunku
Rindu akan Sosok Yang selalu Menemaniku
Terimakasih Untuk Waktunya yang Singkat..
Masa yang terhitung, Ratusan Hari Saja Bersamamu
Mimpi-mimpi Kamu Sudahlah Tercapai di Dunia ini
Selamat Beristirahat dirumah yang Baru Kekasihku
Aku Harap semoga Kamu Tenang di Surga Sana

Ujar Sang Penulis Novel:
“Nadzira Shafa”
(Aku ikhlas tapi aku rindu).
-172 Days-

Ilham Fardyansah, Mahasiswa Universitas Az-Zaitunah Tunisia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *